Sunday, July 19, 2009
Negeri Para Pezina (?)
Ternyata hukum yang berlaku atas mereka adalah hukuman sosial, bukan hukum Tuhan. Dengan kata lain, secara hukum yuridis perbuatan itu adalah syah, karena mereka melakukannya berdasarkan suka sama suka. Dan karena tidak ada yang merasa dirugikan maka itu juga tidak masuk hukum perdata, apalagi pidana.
Kemudian muncul cerita tentang pernikahan dini, pernikahan dibawah umur. Atau seperti itulah pemerhati anak mengatakannya. Hak anak harus dilindingi, anak tidak boleh tercerabut dari dunianya dan sebagainya. Yang mengherankan saya tentu saja kemudian adalah hukuman yang diberlakukan atas mereka. Padahal mereka suka sama suka, padahal restu orang tua dikantonginya (itu kan syaratnya). Yang salah hanyalah usia si gadis yang menurut undang-undang manusia masih “balita”, padahal dia sudah lama mengalami menstruasi pertama.
Barangkali hukuman itu benar, karena tentu saja mereka menyalahi aturan negara tempat mereka tinggal. Tetapi sebuah pertanyaan kemudian menggelitik benak saya:
kasus I:
disebuah talk show ditampilkan seorang ayah yang tidak dihukum padahal dia menggauli putrinya sejak anak gadisnya berusia 9 (sembilan) tahun.
Kasus II:
seorang pengusaha dihukum karena dia menikahi gadis berusia 13 (tiga belas) tahun. Apakah kejadian itu sesuai hukum?
Pertanyaan besarnya kemudian adalah: apakah Hukum justru melindungi para pezina dan menghukum pelaku syari’ah?
Astaghfirullah, jika benar begitulah pemimpin di negara tetangga negeri impian itu mengatur hukum mereka apakah mereka sengaja akan membangun negeri para pezina?
HAREEM: POTRET KELUARGA MUSLIM DALAM SINEMA?
Penggemar karya sinema tentu tidak asing dengan berbagai suguhan sinema khas
Sebut saja film yang diangkat dari novel Abidah Al Halieqi berjudul “Perempuan Berkalung Sorban” yang ramai dibicarakan. Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini menuai protes dari berbagai kalangan, terutama kalangan pesantren karena dianggap tidak mencerminkan nilai Islam sesungguhnya. Padahal sang sutradara sendiri sangat yakin bahwa justru nilai yang diangkat dalam karya itulah yang seharusnya digunakan. Bahwa perempuan tidak hanya tersekat dalam dinding rumah.
Salah satu hal yang menyebabkan persoalan ini akhirnya naik ke permukaan adalah kurangnya pemahaman tentang konteks keislaman, yang menyedihkan justru ketidaktahuan ini dialami oleh ummat Islam sendiri. Jika demikian itulah potret yang diumumkan dalam media, tentu tidaklah mengherankan jika penganut agama lain menganggap Islam adalah agama yang yang tidak adil dan tak mengenal kasih sayang. Mari kita mencoba melihat salah satu sinetron yang pernah ditayangkan salah satu stasiun teve swasta nasional.
Seorang lelaki muslim tentu saja halal dan dihalalkan oleh Allah menikahi lebih dari satu perempuan muslim, tentu saja dengan berbagai syarat sesuai syari’ah. Termasuk diantaranya bagaimana suami mampu berbuat adil pada para istri-istrinya; dan adil tidak hanya dalam pemenuhan materi tetapi juga pemenuhan non materi. Dan apakah potret keadilan itu yang disuguhkan?
Umat Islam layak merasa kecewa ketika menyaksikan tayangan itu, bahkan jika hanya salah satu serinya. Jika informasi yang didapat (terutama oleh para istri dan perempuan calon istri) adalah suami yang menikahi lebih dari satu perempuan akan bersikap tidak adil pada istri-istrinya, seorang suami yang menikahi lebih dari satu istri sangatlah payah sehingga dia akan gampang marah meledak-ledak pada istri-istri dan atau anak-anaknya, maka tidaklah mengherankan mengapa seorang kiai yang menikah kembali secara syah justru tidak mendapatkan simpati dari para ibu.
Padahal sungguh kekerasan, ketidakpercayaan seorang suami pada istrinya yang diangkat dalam sinema itu sangatlah tidak Islami. Lalu mengapa tak ada seorangpun yang berteriak menghentikannya? Apakah karena tayangan yang disaksikan keluarga setiap hari dianggap tidak akan memberikan pengaruh pada para penontonnya?
Jika adegan kekerasan oleh seorang suami yang selalu berjubah yang selalu disuguhkan pada para pemirsa, maka tidak heran jika predikat teroris melekat pada ummat Muhammad. Padahal menurut hemat saya jika anggapan miring yang tidak benar melekat pada sebuah masyarakat Islam, harusnya sinema-sinema yang mengusung Islam dalam suasananya benar-benar memotret kehidupan muslim yang sesungguhnya. Mungkin kita tidak akan mampu menerapkan semua pola hidup yang dilakukan Rasulullah S.A.W. tapi bisakan kita mereduksi kekerasan yang sama sekali tidak diajarkan dalam Islam pada karya-karya sinematografi?
Seperti yang sutradara Choirul Umam katakan, jika sutradara mengangkat kehidupan Islami, maka hendaknya dia memiliki penasehat dari orang yang benar-benar mengerti tentang Islam. Bukan hanya dari penafsirannya sendiri.
Lalu bagaimana dengan gambaran para muslimah sendiri? Gambaran muslimah dalam sinema sungguh sangat mengecewakan. Muslimah bahkan yang menutup rambutnya, digambarkan sebagai seorang perempuan yang selalu merasa iri, mengusung kekerasan dalam hubungannya dengan orang lain, bahkan dengan saudara seiman.
Jika sangkalan dari gambaran adegan di atas adalah, bisa saja ada muslimah keji seperti itu, manusia
Sekarang pertanyaannya adalah jika “Perempuan Berkalung Sorban” diharuskan melakukan banyak perubahan bahkan pencekalan tayang, bagaimana dengan “Hareem”? Betulkah itu potret seorang suami muslim? Bagaimana dengan “Muslimah”? apakah perempuan-perempuan berkerudung disana benar-benar berlaku seperti seorang perempuan muslim? Bagaimana dengan sinema-sinema “Islami” lainnya?
Mungkin segala adegan diatas hanyalah sedikit potret bagaimana sinema
Tuesday, February 12, 2008
VALENTINE, BUDAYA SIAPA?
Maka semakin banyaklah para muda yang sibuk mencari moment yang tepat guna mengungkapkan kasih pada gadis yang sudah lama ditaksir atau pemuda yang sangat lama menghuni dada, tentu saja dengan satu tujuan: agar ketika merayakan valentine tak lagi sorangan.
Alkisah, ada seorang gadis cantik tinggal di sebuah negeri yang juga cantik dan seorang pemuda yang menghuni negeri sebelah. Pada suatu pertemuan mereka bersua dan jatuh cinta, tetapi apalah daya karena undang-undang negeri mereka tidaklah mengijinkan keduanya bersanding dalam suatu pelaminan karena perbedaan kasta.
Segala upaya mereka lakukan demi menyatukan cinta mereka yang suci. Sayang sekali, segala manusia yang mereka temui mengangkat tangan, “maaf saya tak mampu membantu!”
Tanpa putus asa mereka terus mencari dan menemukan jalan pada akhirnya. Seorang pendeta bernama Valentino terharu-biru dengan kisah kasih mereka dan akhirnya dengan kekuasaan yang diberikan padanya bersedia menangkupkan tangan mereka.
Pasangan baru itu lega dan berbahagia. Tuntaskah masalahnya?
Ternyata TIDAK!
Sang pendeta dihujat karena melanggar sumpahnya untuk bersetia kepada aturan dan peraturan yang dulu, mungkin saja, diyakininya. Siapa yang melanggar aturan tentu saja menrima imbalannya, apa imbalan bagi orang yang menyatukan sebuah cinta? Penghormatan? Pemujaan? Penghargaan?
Terimakasih dan segala atributnya mungkin disampaikan oleh pasangan yang dipersatukannya. Tapi tidak bagi dewan yang berkuasa. Hukuman yang tepat baginya hanyalah: pancung!
Mengenaskan? Tentu saja.
Seorang yang berani menolong sebuah kasih mengapa justru menjadi terhukum.
Kisah itu hanyalah salah satu versi mengapa valentine dirayakan. Dengan kata lain hari ditetapkannya hukuman bagi Pendeta Valentino kemudian diingat sebagai hari valentine untuk menghormati dan menghargai keberanian pendeta Valentino dalam menentang tirani demi membela kasih sayang. Karena itulah kasih sayang layak dirayakan.
Yang menjadi pertanyaan adalah siapa yang layak untuk merayakannya? Semua orangkah atau hanya para muda? Orang yang memiliki sang pendeta-kah atau semua yang bahkan tak memiliki pendeta?
Dalam ajaran Islam, tidak ada pembedaan itu. Manusia tidak memiliki kasta di depan Allah. Manusia tidak memiliki tingkatan kedudukan karena yang membedakan manusia satu dan manusia lain hanyalah amalan mereka, kebaikan mereka, ketaqwaan mereka dan aplikasi keimanan dalam kehidupan mereka.
Jadi tentu saja, siapapun mereka selama memiliki keimanan yang sama boleh saja berupaya memperluas silaturrahim, memperluas kasih sayang antar sesama manusia dalam ikatan pernikahan. Kasih sayang dirayakan setiap hari, setiap saat, setiap kali para muslim bertemu sesama ketika berjamaah di masjid; karena setiap detik berarti kasih sayang.
Jadi jelaslah bahwa valentine bukan budaya Islam, bukan budaya para muslim, karena valentine dirayakan untuk menghormati Pendeta Valentino.
SO?
Masihkah para muslim merasa perlu merayakannya?
(ayya, 11 February 2008. 05.10 PM)
Friday, February 01, 2008
PASANGAN BEDA AGAMA? YES OR NO?
Pada prosesnya, yang banyak terdengar sekarang adalah perbedaan keyakinan antar pasangan. Sebagai figur sosial, mungkin penyatuan cinta para artis bisa menjadi gambaran kasarnya. Penyatuan dua orang berbeda keyakinan pada zaman orang tua-ku mungkin diwakili oleh pasangan artis Lidya Kandow dan Jamal Mirdad.
Pada dekade kakak-kakakku ternyata semakin banyak pasangan berbeda keyakinan yang menyatukan cinta mereka. Dimulai dari Ira Wibowo (agamanya yang bener apa sih? Islam atau Protestan :D ?), Yuni Shara, sampai generasi di bawah mereka: Amara Lingua dan seterusnya.
Beda yang paling besar mungkin jika pada kasus pertama, para anak ‘hanya’ berhadapan dengan orang tua, pada kasus kedua para anak justru harus berhadapan dengan agama. Dengan agama?
Tentu saja! Karena dalam sebuah agama tentu ada aturan dari sesembahan, apalagi untuk sebuah pernikahan. Seperti, “yang sudah dipersatukan oleh Tuhan, tidak ada yang bisa memisahkan” artinya suami istri tidak boleh bercerai bagi pasangan Katholik. Bagaimana dengan pasangan muslim?
Perceraian memang bukan sesuatu yang diharamkan oleh Allah, tetapi juga bukan berarti sesuatu yang begitu saja boleh dilakukan dan begitu saja boleh diputuskan. Kembali pada pernikahan beda agama, apakah ada aturan khusus pada setiap agama?
Pada kala sebelumnya, manusia Indonesia dipersulit bahkan tidak diijinkan menikah antar agama tentu ada alasannya. Pada saat itu penyesuaian antar agama tidak dilaksanakan sejauh saat ini, yang ada ‘baru’ toleransi antar ummat beragama sendiri. Artinya toleransi itu terbatas dalam penghormatan jika masing-masing agama merayakan hari besar mereka, misalnya.
Dalam agama Islam sendiri, pernikahan antar agama memang diijinkan bagi sebagian lain dan dilarang bagi sebagian yang lain. Kok beda? Pernikahan beda keyakinan ‘memang’ masih diijinkan bagi lelaki muslim dan perempuan non muslim, dengan harapan sebagai pemimpin rumah tangga laki-laki muslim bisa dan mampu memperlakukan perempuan istrinya dengan baik, penuh penghormatan dan bertanggung jawab.Itupun hanya dengan perempuan-perempuan ahli kitab. tetapi dengan begitu, pernikahan tersebut adalah syah menurut agama Islam.
Sebaliknya perempuan muslim yang menikahi lelaki non muslim adalah berzina!
Kok bisa? Dalam Al Qur’an aturan itu diberikan Allah melalui surat ke 2 ayat 221 tentang larangan menikah beda agama. Jadi, tentu saja hukum akhirnya menjadi zina. Tetapi mari kita lihat lebih jauh, mengapa Allah tidak mengijinkan perempuan Islam menikahi laki-laki non muslim?
Pertama, perempuan istri ‘harus’ taat pada suami. Jika suatu ketika, misalnya, sang suami sedang merayakan hari ketuhanannya. Jika suami meminta, Istri tentu mau terlibat dalam persiapannya. Padahal itu berarti bukan sekedar penghormatan kepada suami dan pemeluk agama lain, tapi juga mendukung keyakinan lain. Padahal dalam Islam, surat ke-109 ayat 6, menyebutkan “bagimu agamamu dan bagiku agamaku.”
Artinya penghormatan itu hanya sebatas tidak mengganggu mereka melaksanakan agamanya, bukan ikut serta melaksanakan kepercayaannya. Termasuk didalamnya larangan mendukung sekecil apapun terhadap pelaksanaan keagamaan itu, contohnya ikut menyiapkan panggung atau memberi selamat.
Perempuan istri juga lebih rawan untuk berpindah agama mengikuti suami. Jika mereka sudah dikaruniai anak-anak yang lucu, misalnya, kemudian suatu hari suami memberi ultimatum ‘mengikuti agamanya atau bercerai dan terpisah dari anak-anak’.
So? Mungkin kita bisa lebih bijak memilih pasangan hidup yang (semoga) cukup sekali! (dari pada harus berzina seumur hidup?)
(Ayya, 29 Januari 2008)
Sunday, January 06, 2008
idea
Friday, January 04, 2008
alat musik
Pernah mendengar nama Toleat?
Jika belum, itu adalah nama sebuah alat musik serupa seruling khas Subang. Berbeda dengan seruling, batangan bambu untuk Toleat terlebih dulu dihaluskan untuk menghasilkan suara yang khas.
Alat musik ini awalnya dimainkan oleh anak-anak gembala, tetapi tak sedikit orang dewasa yang suka memainkannya. Agar menghasilkan irama yang lebih indah, Toleat bisa dimainkan dengan alat musik tradisional Subang yang lain.
(ayya, 04 januari 2008. 06.23 am)
2 friend
Tapi aku tidak mau terbebani oleh perasaanku, aku terlalu rapuh untuk itu.Aku tahu, tidak pernah menempati posisi yang aku inginkan: As a sister.Dan aku akan merasa sangat bahagia menemukan diriku tidak repot-repot lagi mengharapkannya.Aku mencoba belajar dari sang waktu yang begitu adil pada tiap-tiap musimnya yang datang dan pergi.Terimakasih untuk waktu-waktu berhargaku bersama Mas Probo, dan untuk dengan tulus bersedia menjadi temanku.Salam bagi Mbak Yo, aku tidak bermaksud apapun dengan tulisan-tulisanku dan terimakasih tidak memarahiku karena (pernah) merasa ikut memiliki Mas Probo.
sayang selalu, Aya.
Pernah nonton acara ‘adu’ bakat di televisi?
Kalo sempat mengamati pasti ketahuan bahwa disetiap episode yang ditayangkan selalu ada pertunjukan sulap. Dan tak jarang pertunjukan tersebut yang menang, artinya para juri menjadikannya favorit karena memang kemenangan hanya didasarkan pada subjektivitas para juri: mereka suka atau tidak suka.
Terus terang hal itu sempat mampir sebentar dibenak saya, mengapa ‘orang Indonesia’ suka pada keajaiban? Ataukah memang semua orang suka pada keajiban?
Ngomong-ngomong tentang keajaiban, saya pernah mengalaminya. Tapi yang ini bukan keajaiban tukang sulap atau ilusionis. Ceritanya, ketika menikah mei kemarin seorang bibi saya menghadiahkan sebuah cincin. Tapi karena tidak pas di jari saya menyimpannya saja.
Pada bulan ke tiga aku pindah rumah, ketika berbenah saya menemukan sebuah cincin. Keburukan saya yang paling mengesalkan adalah “sedikit underpressure” maka semakin lupalah saya. Saya jadi bertanya pada diri sendiri ‘ini cincin apa ya?’
Yang teringat adalah: dulu ketika saya masih kecil ada jajanan bipang yang menghadiahkan cincin imitasi di dalamnya. Jadi cincin kuning itu pastilah hanya imitasi seperti waktu itu. Jadilah cincin itu menempati tempat sampah!
Ketika pulang kampung, bibiku bertanya, “cincin yang bibi belikan dulu masih kegedean, ya?”
Langsung benakku bergolak, ‘cincin? Jangan-jangan cincin yang aku buang kemarin!’. Sampai di rumah benarlah cincin itu tak ada di kotaknya. Saya tak berani cerita pada ibu, pikir saya pasti ibu berkomentar, ‘dasar pelupa, kok bisa?’
Bagaimana tidak? Saya adalah orang yang selalu berpikir, ‘jangan buang ah bungkus ini siapa tahu suatu ketika nanti aku membutuhkannya.’ Jadi alangkah konyolnya kalo saya tak membuang kotak kertas permen tapi membuang cincin emas.
Satu-satunya jalan untuk menemukannya adalah berdo’a dan meminta keajaiban Allah. Dan alangkah Maha Besar-nya Allah, sebulan kemudian ketika pulang dan memeriksa kotak cincin saya telah berisi cincin itu kembali. Cincin yang sebelumnya tak saya temukan di sana karena saya telah membuangnya.
Keajaiban Allah selalu ada!
(ayya, 23 oktober 2007)
orang indonesia TIDAK bisa MEMBACA?
Seringkali aku berpikir, seandainya kendaraan-kendaraan itu dibagi jadi dua mungkin lebih menyenangkan. Satu bagian khusus untuk para perokok dan satu bagian bebas asap rokok. Atau masing-masing kendaraan diberi tanda, kode atau semacamnya. Kode pertama: kendaraan bebas asap rokok, kalau mau merokok di kendaraan umum tunggu saja kode kedua: khusus para perokok dan asap rokoknya. Jadi biar asap rokok tumplek blek jadi satu dengan orang-orang yang suka menghisapnya.
Melamunkan hal itu membuat aku ingat sebenarnya masih ada beberapa tempat umum yang melarang asap rokok. Ruang ber-AC salah satunya. Tentu saja alasannya bukan karena merasa sayang pada pengguna ruangan, tapi merasa sayang pada Air Conditioner-nya! Sungguh sebuah alasan yang sangat ironis. Meski begitu aku jadi sedikit suka dengan ruangan ber-AC.
Sayangnya, hanya sedikit sekali orang yang bisa membaca kalimat penghargaan: “Kami sangat menghargai jika anda tidak merokok di dalam ruangan (ber-AC)” atau kalimat-kalimat serupa yang bertujuan sama. Saya seringkali menemukan hal itu jika pulang.
Ceritanya beberapa bulan lalu saya harus moving ke Bangkalan. Untuk pulang ke rumah ortu tentu saja harus menggunakan kapal untuk menyeberang. Saat pertama kali naik saya bersyukur karena di dinding kapal kapal ada larangan merokok dalam ruangan karena ruangan ber-AC. Hembusan nafas lega saya tak berlangsung lama karena seorang bapak di deretan kursi depan saya menyalakan rokok.
Pengalaman serupa saya temui lagi pada kepulangan berikutnya, kali itu saya beruntung karena ada mbak-mbak ABK yang mengingatkan para perokok itu. Tetapi haduh! Pada kepulangan berikutnya mata saya beredar. Di sudut kanan depan, saya melihat seorang pemuda memakai t-shirt polos sedang merokok. Saya maklum, barangkali dia tidak sekolah sehingga tidak bisa membaca tulisan penghargaan itu. Mata saya bergerak ke arah kiri, saya menemukan seorang laki-laki setengah baya berwajah perlente, berdasi dan bersepatu rapi menghisap rokoknya tepat di samping papan tulisan larangan merokok.
Saya hanya menggeleng-gelengkan kepala. Dari belakang kepala saya mendadak terdengar suara geretan disusul bau tembakau menguar. Saya menoleh dan menemukan seorang lelaki muda berseragam angkatan laut tengah menyulut rokoknya. Saya jadi berpikir lagi, jika pemuda berkaos oblong tadi memang tak bisa baca, apakah ini berarti mereka semua memang tak bisa membaca?
Alangkah ironisnya jika memang semua manusia Indonesia, bahkan yang sudah sarjana, tak bisa membaca. (13 juni 2007).
Tuesday, January 01, 2008
Kita tentu masih ingat beberapa tahun lalu Indonesia diramaikan dengan berita larangan pemakaian jilbab dan perjuangan para pemakainya di sekolah-sekolah. Beberapa tahun kemudian perjuangan itu sedikit membuahkan hasil.
Sedikit? Tentu saja! Kita juga tidak bisa memungkiri masih ada larangan berjilbab di sekolah di beberapa daerah. Bahkan diskriminasi terhadap umat Islam secara umum masih banyak terjadi di seluruh wilayah Indonesia.
Sebenarnya beberapa tahun lalu kita mungkin juga merasa sedikit ‘lega’ bahwa ternyata sejak saat itu semakin banyak saja orang-orang yang memakai kerudung. Coba tandai saja para artis yang banyak mendapat sorotan. Mulai dari Inneke yang sebelumnya justru menjadi symbol ‘pornoisme’ di kalangan artis saat itu.
Catat juga lady roker Indonesia yang berkerudung setelah menikah, Trie Utami. Berbagai infotainment semakin sering memperlihatkan deretan artis yang semakin banyak berkerudung. Fenomena apakah?
Fenomena apapun, kenyataan itu adalah sesuatu yang layak disyukuri. Bagaimanapun berarti semakin sedikit orang yang mengumbar auratnya. Berarti semakin banyak orang yang memiliki kesadaran akan komitmen beragamanya.
Kesadaran beragama?
Kemudian kita dapat mereka-reka ada apa sebenarnya. Waktu kemudian menjawabnya, beberapa kerudung ditanggalkan karena alasan tertentu. Perceraian misalnya, menjadi salah satu sebab kerudung dilepaskan. Disisi lain perkembangan mode kerudung bahkan seakan-akan membuat kerudung tidak menjalankan fungsi sebagai hijab.
Jilbab pada dasarnya berfungsi melindungi anggota tubuh perempuan yang dikhawatirkan akan banyak menuai kemungkaran. Jilbab merupakan kain yang terulur dari kepala sampai menutup dada. Jika kain tak menutup dada tentu tidak dapat dikatakan sebagai jilbab.
Jadi, apakah kerudung dapat difungsikan sebagai hijab atau hanya keperluan mode ataukah hanya karena sebuah komitmen dengan manusia lain?
Tentu hanya para pelaku yang bisa menjawabnya.
(ayya, 1 Januari 2008: 05.20 pm)
Saturday, December 22, 2007
IBU DAN CINTAKU
Sepatah Kata
Sejak lama aku ingin membingkiskan sesuatu bagi ibu, sosok yang membantu aku dan kita semua mengenal hidup dan dunia. Sudah lama juga saya (juga anda?) tahu begitu banyak karya-karya yang membuktikan kecintaan kita kepada ibu. Awalnya saya kumpulkan beberapa karya ini untuk saya cetak dalam bentuk sebuah catatan kecil yang bisa saya sampaikan kepada ibu sebagai bentuk kecintaan dan permohonan maaf saya.
Karena saya merasa kesulitan menghubungi berbagai pihak yang bersangkutan dengan karya-karya tersebut (saya pernah mencoba menghubungi salah satu senimannya dan tidak ada tanggapan) maka saya memutuskan untuk menyimpan saja dalam blog pribadi saya. Semoga yang sedikit ini mampu menggugah kecintaan kita pada ibu.
Saya menyampaikan terimakasih kepada pencipta kehidupan saya Allah S. W. T. yang membuat saya terlahirkan dari gua garba ibu. Terimakasih juga kepada para seniman yang telah menulis karya yang demikian indah tentang ibu.
Saya pernah menyaksikan seekor ibu kucing yang kecintaannya pada anak-anaknya membuat saya terperangah. Waktu itu saya sedang duduk di depan rumah pondokan. Di depan saya seekor induk kucing dan anaknya tengah menyantap makanan. Ketika makanan yang dihadapi si anak habis, kakinya meraih makanan yang tersisa di kaki ibunya. Tapi si ibu menggeser mundur makanan itu. Pelit?
Ternyata tidak! Seekor kucing kecil lain datang dan sang induk memberikan makanan itu untuknya. Saya takjub! Terus terang pikiran itu belum pernah mampir di otak kecil saya.
Hanya ada lima karya yang saya pajang di sini, ada sebuah buku berupa kumpulan cerpen yang bercerita tentang ibu.sayangnya saya belum mendapatkan referensinya.
Desember 2002
Bagi segala ibu
di segala Dunia
with Luv
IBU
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas, Ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai ku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas, Ibu
Note:
Sair ini ditulis dan dinyanyikan oleh Iwan Fals, bisa ditemukan dalam album “Guru Oh Guru: Guru Oemar Bakri.”
OH, MOTHER
Have I told you, you are my river
That never stop for a rest
Have I thanked you, for letting me
Come out of you, and giving me all of your best
Have I thanked you, for having our family
Without them, I wouldn’t be here
Have I told you, no matter how far I may go
All of you always are near
Oh, Mather
You given everything to me
Oh, Mather
You never ask for anything
Oh, Mather
I’m sorry for all those times
I’ve hurt you so, when all along it was really me
Have I told you
I love you forever
Have I told you
I love you always
Have I told you
The difference you make in my life
You make in your own special way
Note:
Lagu ini dinyanyikan oleh Jermaine Jackson. Bisa juga ditemukan dalam album Jazz "Late night"
KEBAYA MERAH
Kebaya merah kau kenakan
Anggun walau nampak kusam
Kerudung putih terurai
Ujung yang koyak tak kurangi cintaku
Wajahmu seperti menyimpan duka
Padahal kursimu dilapisi beludru
Ada apakah, Ibu
Ceritalah seperti dulu
Duka suka yang terasa
Percaya pada anakmu
Tak terpikir tuk tinggalkan dirimu
Ibuku, darahku, tanah airku
Tak rela kulihat kau seperti itu
Ada apakah, Ibu
Note:
Sair dan lagu oleh Iwan Fals, dinyanyikan bersama SWAMI, dapat ditemukan dalam album kedua SWAMI. Meski ibu dalam lagu ini cenderung pada simbolisasi Tanah Air, saya memilihnya karena tetap menyatakan kecintaan dan pengorbanan ibu yang harfiah.
BUNDA
Ku buka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandang semua gambar diri
kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Nada-nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Tak kan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu kan selalu ada di dalam hatiku
. . . .
Note:
Lagu ditulis oleh Melly Goeslaw, dinyanyikan oleh POTRET, bisa ditemukan dalam album POTRET II. Kemudian dinyanyikan ulang oleh seorang penyanyi cilik.
BUNGA
hari ini aku letakkan
bunga di kamar Ibu
aku,
hanya ingin Ibu tahu
Ibu, aku cinta padamu.
Note:
Saya lupa ada peristiwa estetis macam apa yang membuat saya menulis puisi kecil ini, tapi saya ingat catatan kecil ini saya tulis ketika saya masih es-em-a.
PS:
Jika punya catatan apapun, karya apapun, lagu, puisi, cerpen atau apapun tentang kecintaan pada ibu, bagi ke saya dong!!! thx b 4. thx all.
Sunday, November 11, 2007
SEANDAINYA AKU....
Jadi, yang penting tentu saja contain!!!
Tapi memang sih ada ruginya jadi kecil. Contohnya aku. Dengan tinggi hanya 139 cm/33 kg aku terlihat seperti anak-anak. Bahkan aku kalah tinggi dengan sepupuku yang masih SD. Yang kadang bikin jengkel, aku selalu dianggap masih anak kecil. Pernah suatu ketika aku pulang ke kampung. Di kendaraan umum aku bertemu dengan seorang anak kecil dan ibunya, akhirnya kami bercakap-cakap. Suatu kali sang anak berbisik pada ibunya memintanya bertanya padaku.
“Kok berani pulang sendiri?”
Waduh! Pengen benar aku tertawa (atau menangis ya?) aku sudah kuliah. Dan saat itu aku ‘hanya’ pulang dari kota tempat aku kuliah ke kampung yang hanya berjarak dua jam jika ditempuh dengan angkutan umum.
Kali lain, ketika aku mau berangkat ke kampus. Untuk ke kampus memang aku hanya jalan kaki karena tak terlalu jauh. Separoh perjalanan tampak di depanku cowok-cowok muda seusia es-em-pe atau es-em-a. Sampai didepan mereka, eh, cowok-cowok itu bersiul dan menyapa, “Cewek.”
Aku makin pusing, kalau saja mereka tahu aku lebih pantas jadi tante mereka. Hiks…hiks….
Kali lain pas di perpustakaan pusat kampusku. Seorang cewek di sampingku mengajakku ngobrol. Dan dia memanggilku, “dek”! Padahal waktu itu aku sudah lima tahun kelar kuliah.
Saat sekarang aku sudah kerja hal yang sama terjadi lagi. Aku dikira masih delapan belas tahun!!!
Jadi pengen nangis, kok gada yang tahu umurku yang sebenarnya seh?????
Seandainya aku bongsor....
Ayya, 4 december 2007 (L aku tepat 31 tahun 23 december besok lho!)
Tuesday, September 11, 2007
PUASA
semoga tapak-tapak kaki kita selama menjalankannya
terasa sebagai peribadahan yang sesempurna kita
mohon maaf lahir dan batin
agar memasuki ramadhan dengan hati ikhlas dan jernih
Sunday, August 12, 2007
kinG of alOnE plaNet
bin+anG: kau pasti kembali, kan?!
bin+anG: that i hope
bin+anG: tdk lagi 'hanya' hdp d duniamu
king of alone planet: nope...
king of alone planet: i am going to other world again
king of alone planet: that is my own world ...
king of alone planet: nobody inside....
king of alone planet: just me ...
bin+anG: not me?
king of alone planet: with my own thaught
bin+anG: how poor im
king of alone planet: you are you...
king of alone planet: do what ever you want
bin+anG: i want u ok
king of alone planet: up to u...
king of alone planet: but my world is different from yours...
king of alone planet: it is far away...
king of alone planet: far from your dream...
king of alone planet: far from your thingking
king of alone planet: and far from your world
bin+anG: km dmn skrg?
king of alone planet: in my own planet
bin+anG: planet apa? planet zetlin-kah?
bin+anG: itu planet terbaru ke 13
king of alone planet: no... private planet ..
king of alone planet: no body knows
bin+anG: ooooo, kirain ada yg tau. aku.
bin+anG: sepi dong
king of alone planet: nope...
bin+anG: knp rame?
bin+anG: means?
king of alone planet: me is alone in my planet
king of alone planet: in happiness
bin+anG: thx god 4 u'r happiness
king of alone planet: J
bin+anG: i really glad if u happy now
king of alone planet: thanks
king of alone planet: i always happy...
king of alone planet: why u not sleep now?
bin+anG: nothing
bin+anG: i always like this
king of alone planet: why?
bin+anG: think abt much
bin+anG: abt me, my life, abt u!
king of alone planet: why you think about others ?
bin+anG: nothing, cos i not life alone
king of alone planet: J ...
bin+anG: but if u wanna off, its ok
king of alone planet: :*
king of alone planet: i always on...
king of alone planet: never off...
king of alone planet: in my planet nothing to stop....
bin+anG: why?
king of alone planet: happiness
king of alone planet: is not to be closed
bin+anG: baguslah, aku gembira kau bahagia, cak. aku gembira kau tak pernah menutup pintu hatimu untuk kehadiran sebuah dunia, dunia apapun, dunia manapun
king of alone planet: my own world
king of alone planet: remember my own private world
king of alone planet: my own planet....
bin+anG: aku berusaha mnikmati apapun
bin+anG: yg aku miliki
king of alone planet: J
king of alone planet: good
bin+anG: jg mnikmatimu
king of alone planet: why? and how?
bin+anG: spt yg aku katakan dulu
king of alone planet: i got my brain washed...
king of alone planet: i dont remember anything
bin+anG: i luv u in my spirit
king of alone planet: J
king of alone planet: spirit is only in dream world...
king of alone planet: not in your wolrd
bin+anG: and i need thats dream
king of alone planet: J
king of alone planet: the dream will not come true...
bin+anG: tapi krn mimpi aku ttp hidup
king of alone planet: u still in the earth
king of alone planet: u can have a dream
king of alone planet: but should have a limit
king of alone planet: your earth
bin+anG: aku mrs boleh ttp bermimpi meski tetap kakiku mnjejak bumi
king of alone planet: good... but you have one hand in others shoulder.....
bin+anG: not really
bin+anG: aku biasa hdp sendiri slama ini
bin+anG: tanpa mnggantung pd siapapun
bin+anG: aku merealisasikan mimpiku
bin+anG: kcuali mungkin rasaku
king of alone planet: u dont need to hanging to the other..
king of alone planet: but need to be in one place
bin+anG: every one need it
king of alone planet: do u need me?
bin+anG: i think
king of alone planet: for what?
bin+anG: for many
bin+anG: fill my dreams, could be
king of alone planet: u online from ur home?
bin+anG: yup
bin+anG: why?
king of alone planet: just worry why u online so late...
bin+anG: ha ha
bin+anG: klo d kantr dulu juga sampe jam 3 pagi
king of alone planet: so ur night life is good
bin+anG: yeah, kalo ku ingin bgt
king of alone planet: :*
bin+anG: J
king of alone planet: J
bin+anG: J
king of alone planet: :*
bin+anG: J
king of alone planet: :*
bin+anG: kau chat ma sapa aja, cak?
bin+anG: masuk k room brp?
king of alone planet: :*
bin+anG: masuk k room brp?
king of alone planet: :*
king of alone planet: :*1st
bin+anG: :*
bin+anG: mana pic-mu, cak?
king of alone planet: :*1st
bin+anG: if i do, u will send it?
bin+anG: kayk mafia kau
king of alone planet: :B
bin+anG: cool
king of alone planet: :*1st
bin+anG: J
king of alone planet: :*
bin+anG: J
king of alone planet: u like to kiss me?
bin+anG: J
king of alone planet: ok, u dont like it
bin+anG: ill do it
king of alone planet: why?
bin+anG: if u ask me
king of alone planet: but u like it or not?
bin+anG: ok
king of alone planet: clear answer..
king of alone planet: u like it or not?
bin+anG: buat apa, cAk? jawabanku bisa mengubah apa?
king of alone planet: just answer please...
bin+anG: IYA
king of alone planet: :*
bin+anG: :D
king of alone planet: oh u lie about a kiss
bin+anG: no
bin+anG: nope
king of alone planet: if u like it ....
king of alone planet: u should answer it with a kiss
king of alone planet: but you are not
bin+anG: bgt ya?
bin+anG: if u want
bin+anG: as u want
bin+anG: :*
bin+anG: :* nih
king of alone planet: no i dont want....
bin+anG: SO?
king of alone planet: u lie to me...
king of alone planet: u dont want to give a kiss for me
king of alone planet: u just give it because i asked
bin+anG: ha ha
bin+anG: why we must talk abt kissing?
king of alone planet: i like to talk about it today....
bin+anG: ok
bin+anG: selasa minggu kmrn aku meloncat dari motor yg sedang berjalan d jln raya
bin+anG: sakit ternyata
king of alone planet: ??
king of alone planet: ??
bin+anG: iya, skrg aja bahuku msh sakit
king of alone planet: :*
bin+anG: thx
bin+anG: aku off dulu ya, cak. bsk kau ol lagi tdk?
king of alone planet: no...
bin+anG: knp?
king of alone planet: i will off from your live
bin+anG: if u want it, i please u.
bin+anG: thats ur life
bin+anG: hope u always happy
king of alone planet: u too...
king of alone planet: i will online tomorrow
bin+anG: thx 4 everything
king of alone planet: but not to talk with you...
bin+anG: oke
bin+anG: makasih, cAk.
bin+anG: untuk mengajariku ttg hidup
bin+anG: thx 2 came in my life
bin+anG: hope u allways oke. salam buat bundamu
bin+anG: assalamualaikum
king of alone planet: :*
king of alone planet: jgn bye dulu dong...
bin+anG: apa lagi?
king of alone planet: i miss u
bin+anG: ledekin aku?
king of alone planet: no... i will hug u forever..
bin+anG: buat apa? nyakitin aku lagi?
king of alone planet: to make u happy in my arms...
king of alone planet: make u laughing in your dream
bin+anG: now that is useless
bin+anG: right?
king of alone planet: nothing useless..
king of alone planet: but if u think useless..
king of alone planet: it will be useless...
bin+anG: rasaku sdh mati
king of alone planet: no u can not do that...
king of alone planet: tumbuhan bisa tumbuh kembali
king of alone planet: kenapa rasa tidak bisa tumbuh
bin+anG: mungkin tapi aku ga tau kapan dia hidup lagi
king of alone planet: beri siraman cinta ..
bin+anG: i luv u
king of alone planet: u can do it for me....
bin+anG: tapi cintaku sdh habis
bin+anG: tapi aku juga mengasihimu
king of alone planet: thanks
bin+anG: spt duluuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
bin+anG: tapi aku janji akan matikan rasa itu jika itu menganggumu
bin+anG: mungkin kau lebih suka jika tak ada yg mencintaimu
king of alone planet: yup... i like to alone... with my dream...
king of alone planet: to be alone with my dream...
bin+anG: katanya hidup tdk sama dg mimpi
king of alone planet: yup... right....
bin+anG: so?
king of alone planet: i live in happiness.....
king of alone planet: with all of real think...
king of alone planet: except one think...
bin+anG: km jadi pastur, ya?
king of alone planet: sembarangan
bin+anG: kecuali apa?
king of alone planet: i dont want to have a commitment with a lady
bin+anG: ok
bin+anG: kan kayak pastur
king of alone planet: no... i can live with lady..
king of alone planet: but not in a commitment
bin+anG: seseorang pernah mnyakitimukah?
king of alone planet: no one hurt me..
bin+anG: ok
king of alone planet: but i always make every one hurt...
bin+anG: kasian dong cewe2 yg naksir lo
king of alone planet: not just ladies....
bin+anG: cowo juga?
bin+anG: lo double?
king of alone planet: i already told everyone dont ask a commitment to me
king of alone planet: because i live in my own world
king of alone planet: i can go everywhere
king of alone planet: anywhere
bin+anG: althouhg just as friend?
king of alone planet: yup...
bin+anG: sbg mahluk sosial?
king of alone planet: i will do what i think it is good for me
bin+anG: good
king of alone planet: even in social matter.
bin+anG: aku juga sangat suka hidup mengasingkan diri
bin+anG: pengennya sih bikin rmh diatas bukit sendirian, tapi ga punya uang
king of alone planet: J
king of alone planet: tinggal aja diatas pohon...
king of alone planet: bersama sang burung
bin+anG: aku kan bkn tarzan
king of alone planet: beratapkan rindangnya pohon...
bin+anG: puitis jg lo
king of alone planet: berhiburkan kicauan burung hantu...
king of alone planet: :*
bin+anG: J
bin+anG: aku pernah baca cerita seorang laki2 yg tinggal di menara tua sendiri, asli, aku iri pdnya
king of alone planet: iri membangkitkan ambisi..
king of alone planet: mengelapkan pikir...
king of alone planet: menumpulkan kreatifitas...
bin+anG: aku kan cuma pengen spt dia, kalo ga dpt ya take it easy
bin+anG: its oke
king of alone planet: J
bin+anG: mana suka ajjah
king of alone planet: everything is ok...
king of alone planet: as long as you like it and not bother the others
bin+anG: am i bothering u?
bin+anG: kau lagi d jogya, ya, cAk?
king of alone planet: no in my own planet
king of alone planet: why?
bin+anG: aku ga kau undang ke planetmu? aku ingin mnyaksikan keindahannya
king of alone planet: oh...no..noooo
bin+anG: why?
king of alone planet: if i meet u it will be dangerous
bin+anG: why?
king of alone planet: i will become a liar...
king of alone planet: :*
bin+anG: its ok
bin+anG: liar, wht b dangerous?
king of alone planet: i will keep you in my arms and not allowed u go everywhere else...
king of alone planet: u ll be mine... as a think
bin+anG: i like it
king of alone planet: no u dont
bin+anG: why?
king of alone planet: kamu tidak suka menjadi benda
bin+anG: aku sdh pernah jd bendamu
king of alone planet: kamu tidakkan sanggup menjadi bagian dari kehidupanku
bin+anG: makanya rasaku mati
king of alone planet: but u know is different right
bin+anG: like?
king of alone planet: u can not be my benda lagi
bin+anG: J
king of alone planet: do u want to be my benda again?
bin+anG: sekarang?
king of alone planet: that s why i told u, u can not
bin+anG: kau boleh cerita apa saja, benda kan cuma dengerin
king of alone planet: ha..ha..
king of alone planet: not in my planet...
king of alone planet: everthing is doing what i asked
bin+anG: aku mau planetmu
king of alone planet: u can not...
king of alone planet: believe me u can not...
bin+anG: why?
bin+anG: why?
king of alone planet: u can not do it to me...
king of alone planet: please just forget it...
bin+anG: but u told me!!!
king of alone planet: told u what?
bin+anG: abt ur planet
king of alone planet: no.. is only for me
king of alone planet: no for the outsider....
bin+anG: im not the outsider
king of alone planet: why?
bin+anG: cos im in
king of alone planet: in what?
bin+anG: in u
king of alone planet: J
king of alone planet: u have a dream...
king of alone planet: please bangun dong...
bin+anG: im not dream
king of alone planet: do u want to become a think again?
king of alone planet: like a robot that i asked to do something
bin+anG: ga, males gw
king of alone planet: so, just keep your earth..
bin+anG: suka2 aku dong
king of alone planet: ok.. up to u and up to me...
king of alone planet: deal?
bin+anG: DEAL
king of alone planet: :*
king of alone planet: good... do what u want
king of alone planet: and i do what i want
bin+anG: sejak dulu aku lakuin apa yg aku mau
king of alone planet: good
king of alone planet: so waktu jadi benda juga atas kemauanmu ya?
bin+anG: yup
bin+anG: jangan ge-er krn kau yg nyuruh
king of alone planet: :*
bin+anG: kalo aku ga mau, ya aku blg ga mau
king of alone planet: ok it s good...
king of alone planet: so u are is u are
bin+anG: dari dulu juga aku ga pernah jadi orang lain. sejak kecil aku biasa beda. BEDA!!!!
king of alone planet: good...
king of alone planet: i hope u will be a different again.......
king of alone planet: it is nice to have u as u and me as me...
king of alone planet: we have our own path and ego...
bin+anG: artinya kalo aku luv u juga gpp, kan?
king of alone planet: yup...
king of alone planet: klo aku kiss u jg ngga papa kan?
bin+anG: gpp
king of alone planet: so deal?
bin+anG: deal, cecAk
bin+anG: hope u happy with ur own planet.
king of alone planet: thanks... and u happy with ur own world...
bin+anG: thx, i will
bin+anG: although not with u
bin+anG: i must off. bye
bin+anG: luv u
king of alone planet: wait a
king of alone planet: second
king of alone planet: biarkan bibirku membasahi bibirmu dengan kata-kata mesra....
king of alone planet: biarkan tubuhku menghangatkan rasa rindumu dalam gelapnya malam..
king of alone planet: selamat tidur putri negeri penyendiri
king of alone planet: semoga tidurmu diiiringi irama merdu
king of alone planet: nyanyian burung hantu
king of alone planet: really i want to hugs and kisses u tonight
bin+anG: slamat malam pangeran negeri penyendiri
king of alone planet: and spend all the night with you...
king of alone planet: semoga tidurmu diiiringi irama merdu
king of alone planet: nyanyian burung hantu
bin+anG: ulangi lagi kata2mu yg tadi
king of alone planet: i can not repeat it..
king of alone planet: it is come from my heart...
king of alone planet: i just type it ...
bin+anG: kan tinggal copy-paste, oh iya kau kan habis sign out
king of alone planet: realy i want to hugs and kisses u tonight
bin+anG: ok
king of alone planet: and spend all the night with you...
bin+anG: came
king of alone planet: J
bin+anG: tinggal datangin aku aja kan, katamu kita sdh bersua
bin+anG: aku juga sdh jumpa kau
king of alone planet: ok i will do it for me... i dont know about u...
bin+anG: me?
bin+anG: what ever
king of alone planet: ok.. ur live is yours...
king of alone planet: and my life is mine
king of alone planet: u already bothering my brain...
bin+anG: how?
king of alone planet: i dont like it....
king of alone planet: u give me a thought of a nice lady
bin+anG: so, that right if i said im not the outsider?
bin+anG: i am
king of alone planet: and i can not just forget u after chat with u
king of alone planet: please leave me alone.....
king of alone planet: i dont want to make my planet crashed
bin+anG: you that ask me 2 stay
king of alone planet: that is my problem...
king of alone planet: i can not let u go...
king of alone planet: but if u stay u will dig a more deep in my heart...
bin+anG: cak
bin+anG: aku dulu juga berpikir begitu
bin+anG: kalo aku ketemu kau, itu akan jauh lebih mnyakitiku
king of alone planet: ok, so please dont have a contact with me anymore...
bin+anG: ill try
king of alone planet: it will not make our hearts hurt....
bin+anG: oke,
bin+anG: bye
king of alone planet: :*
king of alone planet: bye...
Tuesday, July 31, 2007
FRIEND
Listen and tries to understand
(even when you’re not making much sense!)
Laughs with you, not at you
(unless, of course, you do something really silly!)
…encourages your crazy dreams, make ordinary days seem extraordinary
(or, at least not so boring!),
Pick you Up when you’re feeling down.
And cares, and shows it in so many ways
Thanks for being that kinds of friend to me
Thanks for being wonderful you!
Monday, July 30, 2007
percakapan sunyi
ce cAk: kan kau lenyapkan dalam sekejap???
puteri negeri penyendiri: yg seperempat abad penantianku itu tak menemui ujung, cak
ce cAk: kenapa kau tak mau berkata jujur pada jiwamu...
ce cAk: apakah jiwa mu mampu bertahan ketika ku tantang keyakinanmu?
puteri negeri penyendiri: sekarang aku tak bisa menafikan semuanya
puteri negeri penyendiri: rasa seperempat abad itu harus kunafikan
ce cAk: kau boleh menafikan dalam lisanmu
ce cAk: tapi goresan-goresan hatimu akan memberontak...
ce cAk: ketika kau memasung keinginannya dengan kepalsuaan wajahmu
ce cAk: berkata tidak didalam hati yg mengiyaa
ce cAk: berkata rela dalam hati yg jealous
ce cAk: berkata tidak berasa didalam hati yg membara...
ce cAk: kau membodohi jiwamu
Friday, July 27, 2007
kALa, cerpen

Saturday, July 14, 2007
Catatan Harian cecAk, cerpen

Aku menarik lepas lipatan kertas yang tersembul keluar dari majalah milik Dinda. Aku tersenyum, rasanya sih sebuah cerpen. Aku menatap kertas ditanganku separuh tak percaya, benar nih ada namaku disitu?
Satu: ultahku
Dear Cecak, tanggal 23 besok aku ultah. Pengennya sih dapat
Aku tahu ini terdengar sangat putus asa. Sebenarnya aku hanya cape, hanya penat. Apakah penat berarti putus asa, Cak? Thanks. Cahaya
Dua : Menunggu ditimbang
Dear Cecak. Kamu tahu lagu Iwan Fals yang berjudul Menunggu Ditimbang Malah Muntah? Ada sairnya yang aku suka. Ini dia: Pelang-pelan sayang/ Kalau mulai bosan/ Jangan marah-marah/ Nanti cepat mati/ santai sajalah
Cak, apakah aku gila jika aku menunggu sesuatu yang aku sendiri tak tahu apa itu? Sebuah harapan yang aku sendiri tak tahu apa namanya? Seseorang yang aku sendiri tak pernah tahu bagaimana dia ada? Thanks. Aya.
berkejaran. Mereka bersuara dengan riang. Ck…ck…ck….
(kepada ce cAk).
Friday, February 16, 2007
4 u
sbj : wht luv got to do with it, anyway
from : bintangmmalam@mailnet.com
bisa tidak ya aku kehilanganmu, mas?
menganggap kau bukan lagi salah
satu dari kakakku-kakakku
sementara selama ini aku telah
terbiasa dengan posisi itu
lalu akan aku kemanakan
kakak-kakakku?
tidak ada mantan kakak bagiku
menganggapmu mati itu ga mungkin
jahat dong aku.
bagaimana jika aku pengen telpon
kalo aku lagi bete?
karena jika kau “hanya” temanku
aku tak mau melakukannya.
bagaimana dengan kesayanganku?
haruskah aku bakar masa lalu,
ketika masa itu telah demikian kuakrabi?
sayangnya aku sadar tidak ada yang abadi kecuali Sang Mutlak,
jadi aku harus belajar kehilanganmu
meski dengan sayatan-sayatan yang entah kapan
akan sembuh
terakhir-akhir makasih untuk semuanya
jadi brother-ku
memang
menjengkelkan ya, mas?
sudah ah, aku mau
nangis dulu, menikmati lukaku.
untuk kali terakhir aku boleh kan
bilang: aku sayang mas.
salam
my blue

aku mengajari kelingkingku mengenal satu rasa sakit.
ketika ujung jariku mengenalmu. aku tertawa, pias,
adakah segala telah membenda seperti katamu?
kembali atau tak hanyalah soal waktu
kala tak mengikat katamu,
kala juga tak merampungkan lukaku, sahutku
kala tak ada bagiku, ucapmu
jadi 'kapan' kau nafikan
hanya deru angin tetap menerjang
17.02.07.01:20 pm